Pengertian Energi, Bentuk-Bentuk Energi, Perubahan Bentuk Energi, dan Sumber Energi - JendelaKu

Pengertian Energi, Bentuk-Bentuk Energi, Perubahan Bentuk Energi, dan Sumber Energi

Energi

- JendelaKu - Halo sahabat semua, pada kesempatan kali ini Admin akan memberikan sebuah materi yang menjelaskan mengenai Energi. Mulai dari Pengertian Energi, Bentuk-Bentuk Energi, Perubahan Bentuk Energi, Sumber Energi, dan Usaha untuk Mengatasi Krisis Energi. Silahkan simak materinya di bawah ini dengan baik.

A. Pengertian Energi

Setiap benda di alam ini memerlukan energi untuk melakukan kegiatannya. Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha (kerja). Kata “energi” berasal dari bahasa Yunani yaitu "ergon" yang berarti kerja. Dalam SI, satuan energi adalah joule (J). Satuan energi yang lain adalah erg dan kalori, di mana:
1 J = 107 erg
1 J = 0,24 kalori
1 kalori = 4,2 J

Hukum kekekalan energi menyatakan:
"Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi energi dapat diubah bentuknya dari bentuk yang satu menjadi bentuk yang lain".

B. Bentuk-Bentuk Energi

1. Energi Panas

Ketika kita sedang memasak air, perhatikan apa yang terjadi pada tutup panci/ketel ketika air mulai mendidih. Pada waktu air mendidih, uap air yang timbul akan menggerakan tutup panci/ketel. Hal itu terjadi karena air memiliki energi panas.

Energi panas (kalor) timbul karena adanya energi kinetik partikel-partikel penyusun benda. Jika suhu benda semakin tinggi, maka gerakan partikel semakin cepat sehingga energi panas semakin besar. Jadi, energi panas (kalor) adalah energi yang dihasilkan oleh gerakan partikel penyusun benda.

2. Energi Listrik

Apakah kita dapat menyalakan televisi dan radio tanpa memerlukan energi listrik? Benda-benda elektronik tersebut tidak akan menyala apabila tidak ada arus listrik, karena untuk dapat menyala diperlukan energi yang dihasilkan oleh arus listrik. Energi yang dihasilkan oleh arus listrik ini disebut energi listrik. Alat-alat yang dapat menghasilkan listrik, di antaranya baterai, aki, dan generator.

3. Energi Bunyi

Ketika kita memetik senar gitar, akan terdengar bunyi gitar. Jika senarnya kita simpangkan lebih jauh, maka bunyi gitar akan terdengar lebih keras. Bunyi pada gitar terjadi karena senar bergetar. Semakin besar simpangan senar, maka semakin keras bunyi yang dihasilkan. Secara umum, semua benda yang bergetar akan menghasilkan energi yang disebut energi bunyi.

4. Energi Cahaya

Apakah yang terjadi ketika kita menyalakan lampu? Pada saat lampu menyala, daerah di sekitarnya menjadi terang karena adanya energi cahaya dari lampu. Semakin jauh suatu tempat dari sumber cahaya, maka akan semakin gelap karena energi cahayanya semakin berkurang. Energi cahaya adalah energi yang dihasilkan oleh gelombang elektromagnetik.

5. Energi Nuklir

Energi nuklir adalah energi yang dihasilkan oleh bahan-bahan radioaktif. Energi ini dihasilkan dari inti atom yang membelah atau dua inti atom yang bergabung. Penggabungan atau pembelahan inti atom akan melepaskan energi yang sangat besar sebagai hasil perubahan di dalam inti atom.
 


C. Perubahan Bentuk Energi

Energi dapat berubah bentuk dari bentuk yang satu ke bentuk yang lain, misalnya:
  • Energi listrik menjadi energi kalor. Contoh: setrika listrik, kompr listrik, dan magic com.
  • Energi listrik menjadi energi cahaya. Contoh: lampu neon (TL) dan lampu pijar.
  • Energi kimia menjadi energi listrik. Contoh: aki dan batu baterai.
  • Energi listrik menjadi energi gerak. Contoh: kipas angin dan motor listrik.
  • Energi gerak menjadi energi kalor. Contoh: dua telapak tangan yang digesek-gesekkan.

D. Sumber Energi

Sumber energi dibedakan menjadi dua, yaitu sumber energi yang dapat diperbarui dan sumber energi yang tidak dapat diperbarui.

1. Sumber Energi yang Dapat Diperbarui

Sumber energi yang dapat diperbarui adalah sumber energi yang tersedia di alam dengan jumlah yang tidak terbatas. Misalnya angin, air, dan matahari.

a. Energi angin
Energi angin banyak dimanfaatkan untuk menggerakan pompa air, menggiling biji-bijian, dan sebagai pembangkit listrik. Untuk pembangkit listrik digunakan kincir angin. Kincir yang berputar dapat menggerakkan turbin. Gerakan turbin akan memutar generator dan mengubahnya menjadi energi listrik. Adapun kelemahan kincir angin adalah sebagai berikut.
  • Ukurannya besar, tetapi menghasilkan energi kecil. Akibatnya harga listrik per kWh lebih mahal daripada bahan bakar fosil.
  • Kecepatan angin yang diperlukan harus tinggi. Kecepatan angin 12 m/s menghasilkan listrik sebesar 3 MW (mega-watt). Ini berarti hanya sedikit daerah yang memenuhi syarat tersebut.

b. Energi air
Air yang bergerak dapat memutar turbin sehingga dapat menghasilkan energi listrik. Air yang mengalir memiliki energi pontensial dan energi kinetik yang cukup besar. Air terjun dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Air terjun buatan dapat diciptakan dengan membangun bendungan yang dapat menampung air dalam jumlah besar. Prinsip kerja PLTA adalah sebagai berikut. Di belakang bendungan, permukaan air lebih rendah. Air dari bendungan dialirkan melalui terowongan ke belakang bendungan. Aliran air yang deras ini memutar turbin, selanjutnya memutar generator untuk menghasilkan listrik. Pembangit listrik tenaga air memiliki kelebihan antara lain sebagai berikut.
  • Efisien dalam memperoleh energi listrik.
  • Dapat dimanfaatkan untuk irigasi dan wisata.
  • Bendungan dapat dijadikan sumber energi yang terus-menerus (dapat diperbarui).
  • Energi listrik menjadi murah meskipun pembangunan bendungan membutuhkan biaya tinggi.

c. Energi matahari
Energi matahari mudah didapat dan bebas polusi. Metode pengumpulan energi matahari ada dua macam, yaitu metode pasif dan metode aktif.
  • Metode pasif, sudah dipakai sejak berabad-abad yang lalu oleh bangsa Romawi untuk memanaskan air mandi. Saat ini gedung diberi jendela kaca agar mendapat kehangatan energi matahari.
  • Metode aktif, menggunakan panel-panel surya untuk mengumpulkan dan menyimpan energi surya. Panel surya dapat mengubah energi matahari (energi surya) menjadi energi kalor. Panel surya terbuat dari piringan gelap yang dilapisi gelas atau plastik transparan. Contohnya panel surya pada pemanas air yang dipasang di atap rumah. Energi surya juga dapat digunakan untuk menggerakkan generator listrik dalam pembangkit listrik tenaga surya. Jadi, energi matahari selain dapat menghasilkan energi kalor juga dapat menghasilkan energi listrik. Alat yang digunakan untuk mengubah energi matahari menjadi energi listrik disebut sel-sel surya (sel photovoltaic). Contohnya, pada mobil listrik tenaga surya dan kalkulator.

2. Sumber Energi yang Tidak Dapat Diperbarui

Sumber energi yang tidak dapat diperbarui adalah sumber energi yang persediaannya di alam berjumlah terbatas dan suatu saat akan habis jika digunakan terus-menerus. Jenis sumber energi ini antara lain minyak bumi, batu bara, dan gas alam.

a. Minyak bumi
Minyak bumi dimanfaatkan untuk bahan bakar. Hasil olahan minyak bumi berupa bensin, solar, dan minyak tanah.

b. Batu bara
Batu bara juga digunakan untuk bahan bakar. Harganya relatif lebih murah dibandingkan bahan bakar minyak.

c. Gas alam
Gas alam merupakan bahan bakar alternatif yang relatif bersih. Biasanya digunakan untuk kompor gas dan pelumas.

E. Usaha untuk Mengatasi Krisis Energi

Agar tidak kehabisan energi, maka perlu dilakukan usaha-usaha sebagai berikut.
  • Intensifikasi, intensifikasi dilakukan dengan meningkatkan survei, eksplorasi, dan pengembangan sumber energi.
  • Diversifikasi, diversifikasi merupakan upaya penganekaragaman sumber energi untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak bumi.
  • Konservasi energi, konservasi energi merupakan upaya penggunaan energi secara efisien dan rasional. Usaha ini dilakukan untuk memelihara dan melindungi sumber energi dari kerusakan dan kemusnahan, yaitu dengan penghematan energi. Penghematan energi dilakukan dengan memanfaatkan energi alam seperti energi air serta pembuatan alat-alat yang hemat energi.

- Terima Kasih Telah Berkunjung -

Daftar Pustaka:

  • HasimMuhammad, dkk. 2015. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VIII Semester 2. Depok: Arya Duta.

Artikel Terkait:

Bagikan:
Buka Komentar
Tutup Komentar

0 Komentar di "Pengertian Energi, Bentuk-Bentuk Energi, Perubahan Bentuk Energi, dan Sumber Energi"

Posting Komentar

Peraturan Komentar:

- Dilarang spam.
- Dilarang menaruh link aktif.
- Dilarang berkomentar yang berbau SARA.
- Dilarang mempromosikan suatu barang atau jasa di kolom komentar (mengiklan).
- Jika melanggar peraturan komentar maka komentar akan dihapus.

Terima Kasih